Terbit perdana Tahun 2022, Jurnal Ilmiah Oase Nusantara fasilitasi guru publikasi karya ilmiah

Karya tulis ilmiah (KTI) merupakan karya tulis yang dibuat dengan prinsip-prinsip ilmiah, berdasarkan data dan fakta baik observasi, eksperimen, maupun kajian pustaka1. Oleh karena itu, dalam manuskrip KTI diperlukan suatu pendapat, gagasan, tanggapan, ulasan yang orisinal, atau hasil riset yang berhubungan dengan kegiatan keilmuan (Masic, 2012; Mišak et al., 2005). Menulis KTI dalam bidang keilmuan dapat bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menulis, mengintegrasikan berbagai informasi secara sistematis, dan memperluas wawasan dan pengetahuan (Silaswati, 2018). Aktivitas seperti ini sangat perlu dilakukan oleh seorang tenaga pendidik (guru). Tenaga pendidik merupakan profesi yang diharuskan memiliki kemampuan akademik yang memadai untuk dapat melaksanakan tugasnya dengan baik (Marjon & Nugroho, 2019). Jika tidak, maka proses pendidikan akan berjalan tidak seperti yang diharapkan (Lee & Lee, 2020). Seorang pendidik harus selalu memperbarui dan menguasai materi pembelajaran yang disajikan. Hal tersebut dapat dilakukan melalui berbagai aktivitas seperti mencari informasi terbaru, mengakses internet, maupun menyusun suatu karya ilmiah (Saiful Bahri, 2014).

Sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009, bahwa salah satu unsur kegiatan guru yang dinilai angka kreditnya adalah pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB), dimana meliputi pengembangan diri, publikasi ilmiah, dan karya inovatif. Unsur PKB merupakan pengembangan kompetensi tenaga pendidik yang dilaksanakan sesuai degan kebutuhan, bertahap, dan berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalitasnya (Haryati et al., 2021; Kastawi & Yuliejantiningsih, 2019; Rohmah, 2016; Sari et al., 2020). 

Sampul Depan Jurnal Oase Nusantara Vol 1

Dikutip dari Putra & Waqif, 2022 bahwa dalam rangka memfasilitasi hal tersebut, BPPMPV KPTK menerbitkan berkala ilmiah pertama yaitu Jurnal Oase Nusantara pada Tahun 2022. Jurnal Oase Nusantara merupakan berkala ilmiah yang terbit 6 bulanan (terbit Maret & Oktober) bersifat open access, dimana artikel yang terbit telah melalui proses penelaahan sejawat (peer-review) yang bertujuan untuk memberikan kontribusi signifikan dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan kajian kajian ilmiah pada topik multidisipliner ilmu,

Ruang lingkup:
- Ilmu Pendidikan
- Kurikulum
- Teknologi Pendidikan
- Pendidikan dan Pelatihan
- Ilmu Kelautan
- Ilmu Perikanan
- Teknologi informasi dan komunikasi
- Jaringan Komputer
- Multimedia

Berkala ilmiah ini menerima artikel utuh dan sistematis berupa: (1) artikel hasil riset, (2) ulasan (review), dan (3) kolom. Lebih lengkap penjelasan dan panduan penulis dapat dilihat di portal jurnal ditautan https://ejurnal.kptk.or.id/oase/index

Pada edisi perdana (Volume 1 No 1) terbitan artikel didominasi oleh hasil workshop penulisan laporan ilmiah Program Pengembangan Produk Kreatif yang dilaksanakan oleh BPPMPV KPTK. Cakupan tulisan yang telah diterbitkan mulai dari peran teknologi informasi dan komunikasi dibidang pendidikan, pengembangan sistem pengelolaan pembelajaran secara daring atau e-learning, hingga topik bidang produk perikanan dan ilmu kelautan yang terbit di edisi ke 2 (Volume 1 No 2). Tim editor Jurnal Oase Nusantara berharap terbitan perdana ini dapat menambah khazanah keilmuan dan salah satu wadah bagi tenaga pendidik di Indonesia untuk dapat berkontribusi dalam rangka penguatan literasi ilmiah.

Proses submisi dapat dilakukan melalui submisi portal OJS Jurnal Oase Nusantara atau dikirimkan ke email jon.kptk@gmail.com. Naskah/manuskrip yang di-submit harus mengikuti gaya selingkung Jurnal Oase Nusantara (lihat ditautan author guidelines). [Tim Editor Oase Nusantara]

Pustaka :

  • Haryati, S., Sukarno, & Siswanto. (2021). Strategi pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB). Tranformasi Dan Inoovasi, 1(1), 18–23.
  • Kastawi, N. S., & Yuliejantiningsih, Y. (2019). Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan. Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, 6(2), 157–168. https://doi.org/10.24246/j.jk.2019.v6.i2.p157-168
  • Lee, S. W., & Lee, E. A. (2020). Teacher qualification matters: The association between cumulative teacher qualification and students’ educational attainment. International Journal of Educational Development, 77(May), 102218. https://doi.org/10.1016/j.ijedudev.2020.102218
  • Marjon, M., & Nugroho, K. U. Z. (2019). The competence of teachers based on academic qualification and gender. Journal of Physics: Conference Series, 1318(1), 012136. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1318/1/012136
  • Masic, I. (2012). Plagiarism in Scientific Publishing. Acta Informatica Medica, 20(4), 208. https://doi.org/10.5455/aim.2012.20.208-213
  • Mišak, A., Marušić, M., & Marušić, A. (2005). Manuscript editing as a way of teaching academic writing: Experience from a small scientific journal. Journal of Second Language Writing, 14(2), 122–131. https://doi.org/10.1016/j.jslw.2005.05.001
  • Putra, S., & Waqif, A. (2022). Penguatan literasi ilmiah tenaga pendidik Indonesia. Jurnal Oase Nusantara, 1(1), 1-4. Retrieved from https://ejurnal.kptk.or.id/oase/article/view/2 
  • Rohmah, W. (2016). Upaya Meningkatkan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Dalam Peningkatan Profesionalisme Guru. In Harsono, J. Suwandi, T. Nurwahyudi, & M. F. J. Syah (Eds.), Seminar Nasional Pendidikan (SNP)(pp. 10–21). Universitas Muhammadiyah Surakarta. http://hdl.handle.net/11617/7267
  • Saiful Bahri. (2014). Supervisi akademik dalam peningkatan profesionalisme guru. Visipena Journal, 5(1), 100–112. https://doi.org/10.46244/visipena.v5i1.236
  • Sari, K. P., Marsidin, S., & Sabandi, A. (2020). Kebijakan PengembanganKeprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(2), 113–120. https://doi.org/10.31004/edukatif.v2i2.110
  • Silaswati, D. (2018). Pentingnya Penentuan Topik dalam Penulisan Karya Ilmiah pada Bidang Ilmu Akuntansi. Jurnal Ilmiah Akuntansi, 9(1), 81–88.