Perkuat Ekosistem Vokasi, BPPMPV KPTK dan BRIN Matangkan PKS Pengembangan Sektor Perikanan

Gowa, 03 Februari 2026– BPPMPV KPTK terus memperkuat posisinya sebagai pusat keunggulan pendidikan vokasi melalui kolaborasi strategis dengan pakar riset nasional. Bertempat di ruang rapat gedung Utama BPPMPV KPTK, telah dilaksanakan pembahasan intensif Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BPPMPV KPTK dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terkait pengembangan komprehensif di bidang perikanan.

Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Kepala BPPMPV KPTK, Lismanto, S.A.P., M.Si., didampingi oleh Tim Kerja Bidang Perikanan. Sementara itu, Tim BRIN dihadiri deretan peneiti senior, di antaranya Prof. Dr. Ir. Andi Panrengrengi, M.Si., Prof. Dr. Ir. Andi Akhmad Mustafa, M.Sc., Prof. Dr. Ir. Sulaeman, M.Si., dan Dr. Kamaruddin, S.Pi., M.Si., beserta jajaran peneliti dan perekayasa terkait.

Pembahasan PKS ini bertujuan untuk menyelaraskan standar pendidikan vokasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan terbaru. Kepala BPPMPV KPTK, Lismanto, S.A.P., M.Si., menegaskan bahwa kehadiran para pakar dari BRIN merupakan energi baru bagi pengembangan mutu layanan BPPMPV KPTK. "Kolaborasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya kita untuk memastikan bahwa setiap program pelatihan dan bahan ajar yang kita susun memiliki landasan ilmiah yang kuat namun tetap aplikatif bagi dunia industri," ujar Lismanto.

Dalam draf PKS yang dibahas, kedua belah pihak menyepakati ruang lingkup kerja sama yang mencakup: (1) Pengembangan Program & Kajian: Perancangan program pengembangan serta penerapan hasil kajian terkini di sektor perikanan. (2) Modernisasi Bahan Ajar: Penyusunan bahan ajar pelatihan yang berbasis pada data dan temuan riset terbaru. (3) Pelaksanaan Pelatihan: Penyelenggaraan pelatihan bidang perikanan yang melibatkan pakar sebagai instruktur maupun narasumber. (4) Diseminasi dan Publikasi: Kolaborasi dalam publikasi ilmiah dan penyebarluasan inovasi teknologi perikanan kepada masyarakat luas. (5) Pemanfaatan Sarana Prasarana: Optimalisasi laboratorium, kolam praktik, dan fasilitas pendukung lainnya milik kedua lembaga untuk kegiatan kajian. (6) Pertukaran Informasi: Pemanfaatan data dan informasi strategis guna mendukung riset dan pengembangan kurikulum, serta (7) Hilirisasi Riset: Memastikan hasil kajian bidang perikanan dapat diimplementasikan secara nyata melalui jalur pendidikan vokasi.

Kehadiran para profesor dan doktor dari BRIN memberikan bobot teknis yang mendalam dalam pembahasan ini. Prof. Dr. Ir. Andi Panrengrengi, M.Si. beserta tim memberikan masukan strategis mengenai tren perikanan masa depan yang harus mulai diintegrasikan ke dalam program pelatihan di BPPMPV KPTK.

Sinergi antara birokrat, praktisi vokasi, dan peneliti ini diharapkan menjadi motor penggerak terciptanya SDM Bidang Perikanan yang kompetitif di level global. Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk segera dilakukan pengesahan PKS sebagai langkah awal implementasi program di lapangan. (AW_wikptk).

Ditulis oleh: Abd. Waqif
Disunting oleh: Suwadi
Foto oleh: Ahmad Rismal

 

Galeri Foto

Tanya AINA
Tanya AINA