DERTANPIS (singkatan dari Pendederan Batang Pisang) merupakan inovasi di bidang perikanan yang dikembangkan untuk menciptakan media pemeliharaan larva ikan yang lebih alami, stabil, dan ramah lingkungan. Inovasi ini memanfaatkan bahan-bahan sederhana seperti tanah lempung dan batang pisang yang dicacah, yang berfungsi sebagai substrat alami di dasar kolam. Kombinasi ini membantu menjaga kestabilan suhu air, meningkatkan pertumbuhan plankton sebagai pakan alami, dan mengandung zat antibakteri yang dapat mengurangi risiko penyakit pada larva ikan.
Dengan metode rekayasa substrat, DERTANPIS meniru kondisi habitat alami ikan, sehingga tingkat stres dan kematian larva dapat ditekan. Proses pembuatannya melibatkan tahapan persiapan tanah, penataan substrat batang pisang, pengisian air, serta fermentasi alami selama beberapa hari hingga terbentuk ekosistem mikro yang ideal bagi larva. Air hasil media DERTANPIS umumnya berwarna kehijauan, menandakan tumbuhnya plankton alami yang menjadi indikator kelayakan media.
Selain meningkatkan efisiensi pemeliharaan, DERTANPIS juga berkontribusi pada praktik budidaya ikan yang berkelanjutan. Dengan bahan lokal yang mudah ditemukan dan murah, inovasi ini dapat diterapkan di berbagai skala, mulai dari kegiatan pembelajaran di sekolah vokasi, pelatihan teknis, hingga usaha kecil di bidang perikanan. DERTANPIS menjadi contoh nyata bagaimana kearifan lokal dan teknologi sederhana dapat berpadu menghasilkan solusi inovatif yang mendukung peningkatan mutu pendidikan dan keterampilan di bidang kelautan dan perikanan.
Melalui penerapan DERTANPIS, pembelajaran vokasi tidak hanya menekankan teori, tetapi juga praktik langsung yang relevan dengan kebutuhan industri dan lingkungan. Pendekatan ini menunjukkan bahwa inovasi sederhana sekalipun dapat membawa dampak besar terhadap efisiensi produksi, keberlanjutan ekosistem, dan peningkatan kompetensi peserta didik di bidang perikanan.